DEMAM TIFOID PENYAKIT MENULAR BERBASIS LINGKUNGAN

11 Mar

anatomi_lambung_usushalus

Apa itu Demam tifoid? demam tifoid lebih dikenal masyarakat indonesia dengan nama tipes .

Definisi demam tifoid :

  • Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut usus halus. Nama lainya adalah typhoid fever, enteric fever, tifus abdominalis.
  • Paratifoid menunjukan gejala yang sama dengan deman tifoid, namun biasanya lebih ringan.

Apa penyebabnya ?

  • Penyebab demam tifoid adalah Salmonella typhii.
  • Demam paratifoid disebabkan spesies salmonella enteridis, yaitu S. paratyphhi A, S. schottuelleri, dan S. hirshfeldii.
  • demam tifoid

Bagaiman sifat kuman tifoid ini?

  • Kuman tifoid tumbuh pada suhu 37 o C dan pH 6-8.
  • Tahan hidup di alam bebas sampai beberapa minggu, misalnyadi air, es, sampah dan debu.
  • Mati dengan pemanasan 60 o C selama 15-20 menit.
  • Masa inkubasi 10-14 hari.

Siapakah sumber penyakit ini ?

  • Sumber penyakit tifoid adalah manusia yang terinfeksi kuman tifoid, baik yang sakit atau yang sehat sebagai karier.
  • Karier adalah orang yang sehat tetapi mengandung kuman tifoid dan berpotensi dapat menularkan ke orang lain.
  • lalat1

Bagaimana cara penularannya ?

  • Penyakit ini menular melalui makanan dan air tercemar oleh kotoran manusia yang mengandung kuman tifoid.
  • Lalat merupakan pembawa kuman dari kotoran manusia ke makanan yang dihinggapinya.

Bagaimana tanda dan gejalanya ?

Gejala Demam Tifoid Bervariasi

  • Minggu pertama, gejala serupa dengan penyakit infeksi akut pada umumnya yaitu : demam, nyeri kepala, pusing, nyeri otot, malas makan, mual, muntah, perasaan tidak enak di perut, batuk, mimisan dan diare atau bisa juga sulit buang air besar.
  • Minngu kedua, gejala lebih jelas yaitu demam, nadi pelan, lidah tifoid ( kotor di tengah, tepi dan ujung merah, gemetar ), hati dan limfa membesar, kembung, gangguan kesadaran ( penurunan kesadaran sampai koma ).

Apa bahaya penyakit ini ?

Komplikasi.

· Pendarahan usus

· Usus bocor ( perorasi usus )

· Usus lumpuh ( ileus paralitik )

· Radang hati ( hepatitis )

Apa yang mempengaruhi berat – ringannya penyakit ?

  • Derajat kekebalan tubuh
  • Jumlah dan keganasan kuman
  • Cepat dan tepatnya pengobatan
  • Umur

Cara perawatan penderita Tifoid

Ada 3 hal yang harus dilakukan secara bersamaan yaitu :

  1. Minum antibiotic sesuai petunjuk dokter.
  2. Istirahat, yaitu harus istirahat baring total selama 2-7 hari bebas demam. Mobilisasi dilakukan secara bertahap, sesuai dengan pulihnya kekuatan.
  3. Diet, yaitu pemberian makanan lunak, awalnya diet bubur saring, kemudian bubur kasar, dan akhirnya nasi biasa sesuai tingkat kesembuhan. Pemberian vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh.

Bagaimana cara pencegahannya ?

  • Kebersihan perorangan. Budayakan cuci tangan dengan menggunakan sabun. Terutama pada anank-anak, penyaji makanan dan pengasuh anak.
  • Kebersihan makanan dan minuman. Biasakan mencuci sayuran / buah-buahan, gunakan alat makan / minum yang bersih.
  • Tidak memupuk sayuran dengan tinja manuisia.
  • Tidak makan makanan yang tercemar dengan debu, sampah atau dihinggapi lalat.
  • Selalu minun air yang memenuhi syarat kesehatan ( dimasak ).
  • Penggunaan jamban keluarga yang memenuhi syarat kesehatan .
  • Pasien atau karier tifoid harus diobati secara tuntas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: